GMKI Ambon Soroti Seleksi Sekkot, Singgung Figur Robby Sapulette di Tengah Tiga Nama Kuat

20

Ambon, Zonamaluku – Proses seleksi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon terus menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk organisasi kemahasiswaan. Ketua GMKI Cabang Ambon, Renno L. Z. Patty, dimintai pendapatnya oleh awak media di Student Centre GMKI Ambon, Siwabessy 26, Senin (20/4/2026), terkait dinamika seleksi yang sementara berlangsung.

Dalam keterangannya, Renno menyebutkan bahwa ada tiga figur yang saat ini paling santer dibicarakan publik, yakni Robby Sapulette, Steven Dominggus, dan Apries Gaspersz. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas dalam birokrasi Pemerintah Kota Ambon.

Menurutnya, Robby Sapulette sebagai pejabat yang saat ini menjabat Plt Sekkot memiliki rekam jejak birokrasi yang kuat, dikenal komunikatif, serta mampu membangun relasi dengan berbagai unsur, termasuk OKP Cipayung Plus di Kota Ambon.

“Pak Robby memang dikenal komunikatif dengan berbagai unsur. Dari rekam jejaknya, beliau juga dikenal sebagai birokrat yang bekerja baik, memiliki integritas tinggi, kompeten, dan cukup merakyat. Namun demikian, semua kandidat tetap memiliki peluang yang sama dalam proses ini,” ujar Renno.

Ia juga menyoroti aspek kepemimpinan emosional Robby Sapulette yang dinilai mampu menjaga stabilitas dalam dinamika pemerintahan.

“Secara emosional, Pak Robby mampu tetap tenang dalam menghadapi polemik internal kota serta mampu menengahi berbagai cibiran publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Ambon. Ini menjadi nilai penting dan masih sangat relevan untuk menunjang kinerja pemerintahan saat ini,” tambahnya.

Meski demikian, Renno menegaskan bahwa penilaian tersebut harus tetap ditempatkan dalam kerangka seleksi yang objektif. Ia juga mengakui bahwa GMKI belum terlalu mengenal dekat dua kandidat lainnya, namun tetap menghargai kapasitas mereka.

“Kami belum mengenal dekat dua kandidat lainnya, tetapi kami percaya mereka juga memiliki kualitas dan integritas,” katanya.

Lebih lanjut, GMKI Cabang Ambon berharap Panitia Seleksi (Pansel) dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan bebas dari intervensi. Selain itu, ia juga menyinggung peran Wali Kota dalam memastikan proses berjalan sesuai prinsip meritokrasi.

“Kami berharap pansel harus bersikap netral. Selain itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, juga harus netral dan selektif dalam membantu kerja-kerja pemerintahan. Kami yakin beliau ingin bekerja baik untuk kota ini dan tentu membutuhkan sosok yang kompeten, komunikatif, serta memiliki kemampuan birokrasi yang kuat. Karena itu, semua proses harus berjalan berdasarkan kompetensi,” tegas Renno.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, GMKI menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh tahapan seleksi agar tetap transparan dan akuntabel.

“Kami akan mengawal proses ini agar tetap berintegritas. Siapa pun yang terpilih nantinya harus benar-benar melalui proses yang bersih dan profesional,” pungkasnya.

Diketahui, seleksi Sekkot Ambon saat ini telah memasuki tahapan verifikasi administrasi oleh panitia seleksi sebelum diumumkan nama-nama yang lolos ke tahap berikutnya.(ZM)