-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Zona Maluku 2026
Ambon, ZonaMaluku – Wakil Ketua DPRD Maluku, Johan Johanis Lewerissa, mengajak generasi muda Gereja Protestan Maluku (GPM) untuk membangun karakter kepemimpinan yang tangguh, berintegritas, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Pesan tersebut disampaikan Lewerissa saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dan Remaja Gereja (PKPRG) Angkatan II Jemaat GPM Eirene Klasis Kota Ambon yang berlangsung di Batu Gajah, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Menjadi Pemimpin yang Tangguh, Berintegritas, dan Berdampak” itu diikuti 40 remaja dari empat sektor pelayanan, yakni Efrata, Filadelfia, Salem, dan Bethel. Pelatihan dipandu oleh Moderator Jemaat Eirene, Lani Tomasoa.
Dalam pemaparannya, Lewerissa menekankan pentingnya pembentukan karakter dan disiplin diri sebagai fondasi utama kepemimpinan. Menurutnya, seorang pemimpin yang baik harus terlebih dahulu mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin orang lain.
“Disiplin tidak boleh lahir karena rasa takut terhadap aturan atau hukuman, tetapi harus tumbuh dari kesadaran diri untuk melakukan hal yang benar. Ketika kesadaran itu terbentuk, seseorang akan mampu menghormati orang tua, menaati aturan sekolah, serta menjalankan nilai-nilai kehidupan yang baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa remaja saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di media sosial. Karena itu, generasi muda harus memiliki kemampuan untuk menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun pergaulan yang negatif.
Selain membahas karakter kepemimpinan, Lewerissa juga mengingatkan pentingnya kerja keras dalam mewujudkan cita-cita. Menurutnya, impian yang besar harus dibarengi dengan kemauan belajar, ketekunan, dan semangat untuk terus berkembang.
“Keberhasilan tidak datang dengan sendirinya. Cita-cita harus diiringi kerja keras, disiplin, dan kerajinan. Dengan begitu, hasil yang diharapkan dapat tercapai,” katanya.
Lewerissa juga mengajak para peserta untuk membiasakan diri menghargai waktu, bangun lebih awal, menepati janji, aktif dalam kegiatan gereja, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, kebiasaan-kebiasaan sederhana tersebut merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki integritas.
Melalui kegiatan PKPRG Angkatan II ini, para remaja Jemaat GPM Eirene diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kualitas kepemimpinan, berkarakter kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
“Pemimpin masa depan lahir dari pribadi yang mampu memimpin dirinya sendiri, menjaga integritas, hidup disiplin, dan tetap berpegang pada nilai-nilai iman dalam setiap langkah kehidupan,” tutup Lewerissa.(ZM)