Kominfo Maluku Paparkan Progres Lawamena Satu Data untuk Percepat Pengambilan Keputusan

2

Ambon, Zonamaluku — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Titus F.L. Renwarin, memaparkan progres pengembangan Lawamena Satu Data Maluku dalam kegiatan Media Briefing Pemanfaatan SEPAKAT sebagai Alat Bantu Analisis dalam Perencanaan Pembangunan Maluku sebagai Wilayah Kepulauan, yang berlangsung di lantai 1 Hotel Zest, Ambon. Selasa (28/04/2026)

Dalam kesempatan tersebut, Titus menjelaskan bahwa inisiatif Lawamena Satu Data lahir dari kebutuhan untuk mengatasi fragmentasi data yang selama ini tersebar di berbagai perangkat daerah (OPD). Menurutnya, kondisi tersebut kerap menjadi kendala dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat oleh pimpinan daerah.

“Lawamena Satu Data ini hadir untuk menjawab persoalan fragmentasi data yang selama ini terjadi. Ke depan, seluruh data sektoral yang tersebar di OPD akan kita integrasikan dalam satu portal yang terstandar,” ujar Titus.

Ia menambahkan, portal tersebut tidak hanya menghimpun data daerah, tetapi juga akan terintegrasi dengan data dari pemerintah pusat melalui prinsip interoperabilitas. Dengan demikian, seluruh data yang digunakan dalam perencanaan pembangunan dapat saling terhubung dan saling melengkapi.

“Portal Satu Data ini nantinya akan dilengkapi dengan executive dashboard yang dapat diakses langsung oleh pimpinan daerah. Jadi, pengambilan keputusan tidak lagi bergantung pada permintaan data manual, tetapi sudah berbasis data yang tersedia secara real time dan akurat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Titus menyampaikan bahwa pembangunan portal secara teknis didukung oleh program SKALA, dengan tetap mengacu pada standar data dan metadata yang berlaku secara nasional. Hal ini penting untuk memastikan kualitas dan keseragaman data yang masuk dalam sistem.

“Kami di Kominfo berperan memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem, sementara proses integrasi data dilakukan dengan mekanisme teknis yang ketat agar data yang masuk benar-benar sesuai standar,” tambahnya.

Ia berharap, dengan terwujudnya Lawamena Satu Data Maluku, proses perencanaan pembangunan dapat menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran, terutama dalam mendukung kebutuhan Maluku sebagai wilayah kepulauan.

“Harapannya, dengan data yang terintegrasi dan mudah diakses, pimpinan daerah dapat mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data yang valid,” tutup Titus.

Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas yang juga sebagai Wakil Ketua Komite Pengarah Program SKALA, Perwakilan SKALA Pusat, Kepala Bappeda Provinsi Maluku, serta Insan Pers. (Diskominfo Maluku/ZM)