Aksi Berujung Dialog Terbuka, Generasi Pulau Buano Apresiasi Kebijaksanaan Gubernur Maluku

8

Ambon, Zonamaluku — Aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Generasi Pulau Buano terkait tuntutan realisasi janji politik Gubernur Maluku akhirnya berujung pada ruang dialog terbuka. Sikap Gubernur Maluku yang bersedia menemui dan berdialog secara langsung dengan massa aksi mendapat apresiasi dari Generasi Pulau Buano.

Perwakilan Generasi Hena Puan, Sandi Tuhuteru, menyampaikan bahwa keberanian seorang pemimpin untuk hadir dan mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung merupakan langkah yang patut dihargai.

Menurut Sandi, aksi yang dilakukan bukan semata-mata untuk menyampaikan kritik, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab moral masyarakat dan generasi muda Pulau Buano dalam mengawal setiap komitmen pemerintah kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi kebijaksanaan Gubernur Maluku yang bersedia menemui kami secara terbuka. Bagi kami, kehadiran beliau di tengah massa aksi menunjukkan bahwa ruang dialog masih terbuka dan aspirasi masyarakat masih mendapatkan perhatian,” ujar Sandi Tuhuteru.

Ia menegaskan, Generasi Pulau Buano tetap akan mengawal komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat, khususnya berkaitan dengan kebutuhan pelayanan dasar dan pembangunan di Pulau Buano.

Sandi juga menekankan bahwa janji politik bukan sekadar ucapan saat momentum politik, melainkan harus dibuktikan melalui kebijakan dan tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, dialog yang telah berlangsung diharapkan menjadi awal yang baik untuk membangun komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat Pulau Buano. Generasi Pulau Buano berharap hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti secara konkret sehingga aspirasi masyarakat tidak berhenti pada ruang dialog semata.

“Kami datang bukan untuk mencari permusuhan. Kami datang untuk mengingatkan, mengawal dan memastikan apa yang pernah disampaikan kepada masyarakat dapat direalisasikan. Kami menghargai ketika pemerintah membuka ruang dialog, dan kami akan terus mengawal prosesnya secara konstitusional,” tegas Sandi.

Bagi Generasi Hena Puan, dialog adalah jalan untuk mencari solusi, sementara pengawalan masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

“Hena Puan — Neha Puan Huale.”

Suara masyarakat Pulau Buano, dikawal dengan keberanian dan tanggung jawab.(ZM)