Anos Yeremias Imbau Warga Maluku Waspadai Kabut Asap, Minta Masyarakat Siapkan Masker

5

Ambon, ZonaMaluku – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, mengimbau masyarakat di Kota Ambon dan sejumlah wilayah di Maluku yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi kualitas udara yang terganggu akibat sebaran kabut asap. Masyarakat diminta mengurangi risiko paparan asap, terutama ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan.

Anos menegaskan, penggunaan masker menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi paparan asap. Karena itu, masyarakat yang memiliki kemampuan diharapkan dapat menyediakan masker secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga tanpa harus menunggu bantuan pemerintah.

"Kesadaran untuk menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri. Kami mengimbau masyarakat agar mempersiapkan masker bagi diri sendiri dan keluarga, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan," ujar Anos, Senin (12/10/2026).

Terkait penanganan dampak kabut asap, Anos mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku guna membahas langkah perlindungan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Sebagai tindak lanjut koordinasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku telah menyurati dinas kesehatan kabupaten dan kota untuk membantu penyediaan masker bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Anos menyampaikan apresiasi atas langkah yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Ia berharap bantuan tersebut dapat disalurkan secara tepat sasaran sehingga menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Selain penggunaan masker, Anos meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat. Ia juga mengingatkan agar kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan, mendapatkan perhatian khusus.

Menurutnya, masyarakat perlu mewaspadai berbagai keluhan kesehatan yang dapat muncul akibat paparan kabut asap. Apabila mengalami gangguan kesehatan, warga diharapkan segera mendatangi puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis.

Anos juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat. Tenaga kesehatan diharapkan memberikan informasi mengenai pemilihan jenis masker yang sesuai, tata cara penggunaan masker yang benar, serta langkah-langkah untuk mengurangi paparan asap dalam aktivitas sehari-hari.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat agar penanganan dampak kabut asap dapat berjalan efektif, baik melalui penyediaan bantuan maupun penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat.

"Kepedulian pemerintah dan kesadaran masyarakat harus berjalan beriringan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan dan membantu warga yang membutuhkan agar kesehatan bersama tetap terjaga," tutup Anos.(ZM)