Darurat Keamanan di Negeri Liang, DPP UAA Desak Operasi Terpadu TNI–Polri dan Evaluasi Kepemimpinan Negeri

42

Ambon, Zonamaluku – Situasi keamanan di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, kian mengkhawatirkan menyusul rangkaian aksi kekerasan yang melibatkan senjata tajam hingga dugaan penggunaan bom rakitan. Eskalasi konflik ini mendorong Dewan Pimpinan Pusat Upu Ana Amariang (DPP UAA) mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk segera mengambil langkah tegas dan terukur.

Ketua Umum DPP UAA, Yasir Budjin Samoal, dalam keterangannya pada Senin (29/12/2025), menilai kondisi di Negeri Liang telah memasuki fase darurat keamanan yang tidak bisa lagi ditangani secara parsial. “Situasi ini bukan lagi konflik biasa. Sudah ada teror psikologis terhadap warga dan ancaman nyata terhadap keselamatan publik,” ujar Yasir.

Ia menegaskan, operasi terpadu TNI–Polri menjadi langkah mendesak untuk menghentikan siklus kekerasan. Operasi tersebut, kata dia, harus difokuskan pada pembersihan elemen anarkis, termasuk penangkapan terhadap aktor-aktor yang terlibat dalam aksi pembacokan dan pemboman.

Selain tindakan represif yang terukur, DPP UAA juga mendorong pembentukan Pos Keamanan Terpadu di sejumlah titik strategis Negeri Liang. Menurut Yasir, kehadiran aparat secara permanen dibutuhkan guna menjamin rasa aman masyarakat serta mencegah konflik susulan.

Tak hanya itu, DPP UAA turut menyoroti aspek kepemimpinan di tingkat desa. Mereka mendesak Gubernur Maluku dan Bupati Maluku Tengah untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Raja Negeri Liang, yang dinilai gagal meredam eskalasi konflik dan menjaga kohesi sosial masyarakat.

“Evaluasi ini penting agar tidak terjadi pembiaran berulang terhadap konflik horizontal yang berpotensi meluas,” ujar Yasir.

Sebagai langkah jangka menengah, DPP UAA juga meminta Pemerintah Daerah dan DPRD turun langsung sebagai mediator dalam proses rekonsiliasi antar-kelompok, dengan jaminan keamanan penuh dari aparat negara. Menurut mereka, rekonsiliasi hanya dapat berjalan efektif jika negara hadir secara aktif dan tegas.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih melakukan pemantauan di wilayah Negeri Liang, sementara warga berharap adanya kepastian keamanan agar aktivitas sosial dapat kembali berjalan normal.(ZM)