-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Zona Maluku 2026

Jakarta,Zona Maluku – Ketua Umum HMI Jakarta Raya, Ali Loilatu, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk tidak mudah terprovokasi dan tidak gampang termakan isu-isu provokatif yang beredar di tengah masyarakat, khususnya melalui media sosial.
Ali mengatakan, momentum akhir Agustus sering kali diwarnai dengan beredarnya kembali berbagai video aksi pada tahun-tahun sebelumnya yang dikemas seolah-olah sebagai peristiwa terkini. Menurut dia, penyebaran informasi semacam itu berpotensi menimbulkan keresahan, membangun persepsi yang keliru, serta memecah belah persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk tetap tenang, bijak, dan kritis dalam menerima setiap informasi. Jangan mudah percaya sebelum memastikan kebenaran dan konteks dari informasi yang beredar,” ujar Ali.
Ia mengajak masyarakat bersama-sama melawan penyebaran hoaks, provokasi, serta narasi yang dapat memperkeruh suasana.
Menurut Ali, menjaga Jakarta merupakan tanggung jawab bersama. Stabilitas dan keamanan ibu kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta para pemimpin bangsa.
Dalam konteks tersebut, Ali menghargai setiap upaya pimpinan lembaga negara, termasuk pimpinan DPR RI, dalam menjaga komunikasi politik, membuka ruang dialog, serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan melalui mekanisme demokrasi dan konstitusi.
Ali juga berharap Sufmi Dasco Ahmad, sebagai salah satu pimpinan DPR RI, terus mengambil peran dalam menjaga komunikasi yang konstruktif antara lembaga negara dan masyarakat. Dengan demikian, setiap perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme demokrasi yang sehat.
“Kami percaya bahwa kehidupan demokrasi tidak harus dibangun melalui ketegangan dan pertentangan, tetapi melalui keterbukaan, komunikasi, kritik yang konstruktif, serta kesediaan semua pihak untuk mendengarkan aspirasi masyarakat,” kata Ali.
Ia menegaskan, Jakarta merupakan rumah bersama dan memiliki peran strategis sebagai salah satu episentrum aktivitas ekonomi, sosial, politik, dan bisnis nasional serta bagian penting dari perputaran ekonomi global. Karena itu, stabilitas, keamanan, dan kondusivitas Jakarta merupakan tanggung jawab bersama.
Ali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif.
“Berbeda pilihan bukan alasan untuk terpecah, berbeda pandangan bukan alasan untuk saling bermusuhan. Saring sebelum sharing. Jangan mudah terprovokasi. Jaga persatuan dan kesatuan. Jaga Jakarta untuk Indonesia,” ujarnya.(ZM)




