Komisi III DPRD Maluku Targetkan Bahtera Nusantara Kembali Beroperasi Pertengahan Agustus 2026

15

Ambon, ZonaMaluku – Komisi III DPRD Maluku menargetkan Kapal Bahtera Nusantara milik PD Panca Karya kembali beroperasi pada pertengahan Agustus 2026. Target tersebut merupakan hasil rapat kerja yang digelar bersama Dewan Pengawas dan Direksi PD Panca Karya sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan layanan transportasi laut di Provinsi Maluku.

Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, mengatakan bahwa pengoperasian kembali Bahtera Nusantara menjadi prioritas karena kapal tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antarpulau serta memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

Selain Bahtera Nusantara, Komisi III juga meminta PD Panca Karya segera mengaktifkan armada lain yang hingga kini belum beroperasi, terutama kapal-kapal yang melayani rute Seram Bagian Timur–Seram Bagian Barat–Tual hingga Ambon.

"Komisi III menargetkan Bahtera Nusantara dapat kembali beroperasi pada pertengahan Agustus 2026. Setelah itu, armada lainnya yang masih belum beroperasi diharapkan segera diaktifkan agar pelayanan transportasi laut kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal," ujar Alhidayat Wajo usai rapat kerja bersama Dewan Pengawas dan Direksi PD Panca Karya di Kantor DPRD Maluku.

Ia menjelaskan, Bahtera Nusantara mengalami kerusakan mesin saat melayani angkutan mudik pada rute Ambon–Banda–Tual. Insiden tersebut terjadi di sekitar perairan Tanjung Alang sehingga kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran sesuai jadwal.

Saat ini, mesin kapal sedang menjalani proses perbaikan di Surabaya. Berdasarkan laporan yang diterima Komisi III, komponen pengganti diperkirakan akan tiba di Ambon dalam waktu 10 hingga 15 hari.

Dengan kedatangan komponen tersebut, proses pemasangan serta pengujian mesin dapat segera dilaksanakan sehingga target pengoperasian kembali pada pertengahan Agustus diharapkan dapat tercapai sesuai rencana.

Komisi III DPRD Maluku menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap proses perbaikan hingga seluruh armada milik PD Panca Karya yang selama ini tidak beroperasi dapat kembali melayani masyarakat.

Menurut Alhidayat, keberadaan armada pelayaran yang beroperasi secara optimal sangat penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta memperkuat konektivitas antardaerah di Provinsi Maluku. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen mengawal percepatan perbaikan seluruh armada agar pelayanan transportasi laut dapat kembali berjalan secara maksimal.(ZM)