-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Zona Maluku 2026
Ambon, Zona Maluku – Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku, M Jumat Boy S.E, mengapresiasi langkah dan komitmen Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam mengawal percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dinilai sebagai momentum penting bagi kebangkitan ekonomi Maluku.
Menurut M Jumat Boy, keseriusan Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperjuangkan percepatan proyek Blok Masela merupakan bentuk keberpihakan terhadap masa depan pembangunan daerah. Kehadiran proyek tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
"Kami mengapresiasi komitmen Gubernur Maluku yang terus mengawal percepatan pembangunan Blok Masela. Ini merupakan langkah strategis yang patut didukung karena memiliki dampak besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Maluku," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Namun demikian, Jumat Boy menegaskan bahwa percepatan proyek tidak boleh hanya berorientasi pada investasi semata. Pemerintah daerah harus memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat Maluku melalui kebijakan yang berpihak kepada tenaga kerja lokal, pelaku UMKM, dan pengusaha daerah.
Ia menilai masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, transparansi pengelolaan proyek, hingga kepastian keterlibatan masyarakat adat dan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok industri migas.
"Jangan sampai masyarakat Maluku hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Pemerintah harus memastikan adanya regulasi yang menjamin keterlibatan tenaga kerja lokal, pemberdayaan UMKM, serta penguatan kapasitas SDM agar mampu bersaing di sektor migas," tegasnya.
Sebagai solusi, DPD IMM Maluku mendorong Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempercepat program pelatihan vokasi, memperkuat koordinasi dengan perguruan tinggi, membuka ruang kemitraan bagi pelaku usaha lokal, serta memperjuangkan kebijakan afirmatif agar manfaat ekonomi Blok Masela dapat dinikmati secara berkeadilan oleh masyarakat Maluku.
Selain itu, IMM juga meminta pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal realisasi proyek secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan agar Blok Masela tidak hanya menjadi proyek strategis nasional, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.
"Blok Masela adalah peluang emas bagi Maluku. Karena itu, semua pihak harus mengawal proyek ini secara kritis dan konstruktif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya oleh investor," tutup M Jumat Boy.(ZM)