Penguatan SDM Maluku Diperlukan untuk Menjawab Peluang Kerja Blok Masela

4

Ambon, ZonaMaluku – Anggota Komisi II DPRD Maluku, Ari Sahertian, mendorong pemerintah daerah memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal guna menjawab peluang kerja yang terbuka melalui berbagai proyek pembangunan strategis, termasuk pengembangan Blok Masela.

Ari menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di Gedung DPRD Maluku, Senin (3/8/2026). Menurutnya, keberadaan proyek berskala besar di Maluku harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bentuk kesempatan kerja bagi tenaga lokal.

Ia menilai, generasi muda Maluku memiliki peluang untuk mengambil peran dalam berbagai sektor pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan Blok Masela. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan dan kompetensi tenaga kerja lokal.

“Harapan kita, tenaga kerja itu sebagian besar berasal dari Maluku. Memang kita sadar hari ini tenaga aslinya belum siap. Karena itu, pendidikan dan pelatihan harus menjadi prioritas agar generasi muda memiliki kemampuan dan daya saing,” ujar Ari.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan program pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pendidikan vokasi yang disusun secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Ari juga mengingatkan generasi muda Maluku untuk meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. Menurutnya, kehadiran tenaga kerja dari luar tidak dapat dipersoalkan apabila tenaga kerja lokal belum memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kita tidak bisa membantah ketika orang luar datang bekerja kalau memang kita belum siap. Kesiapan itu dibangun melalui pendidikan dan pelatihan yang harus diterima dan dikerjakan oleh generasi penerus di Maluku,” katanya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan dan investasi yang masuk ke Maluku harus diikuti dengan peningkatan kapasitas masyarakat sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas.

“Kalau kualitas sumber daya manusianya belum cukup, maka kesejahteraan yang menjadi harapan masyarakat akan sulit tercapai,” tegasnya.

Oleh karena itu, Ari berharap pemerintah daerah bersama lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat program pengembangan SDM di Maluku.

Program tersebut, kata dia, perlu diarahkan pada kebutuhan tenaga kerja yang relevan dengan perkembangan industri dan proyek strategis di daerah. Dengan demikian, generasi muda Maluku memiliki keterampilan dan daya saing yang memadai untuk mengisi berbagai peluang kerja yang tersedia.

Ari berharap pengembangan Blok Masela dapat menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Dengan kesiapan SDM yang lebih baik, masyarakat Maluku diharapkan tidak hanya menjadi penerima dampak pembangunan, tetapi dapat terlibat secara langsung dalam berbagai sektor pekerjaan yang tersedia.(ZM)